Poltekkes Kemenkes Banten terus memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan akademik, informasi publik, penerimaan mahasiswa baru, serta akses layanan bagi mahasiswa, calon mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat.
Pemanfaatan teknologi tidak lagi hanya menjadi pelengkap, tetapi telah menjadi bagian penting dalam tata kelola layanan kampus. Melalui berbagai platform digital, Poltekkes Kemenkes Banten berupaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, terbuka, mudah diakses, dan terintegrasi.
Salah satu bentuk transformasi digital tersebut terlihat melalui pemanfaatan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Layanan ini mendukung kemudahan proses akademik, termasuk akses informasi dan layanan yang berkaitan dengan mahasiswa. Dalam konteks penerimaan mahasiswa baru, sistem digital juga memudahkan calon mahasiswa untuk mengakses proses pendaftaran melalui laman PMB/Sipenmaru secara daring.
Melalui layanan penerimaan mahasiswa baru berbasis digital, calon mahasiswa dapat memperoleh informasi terkait jalur seleksi, tahapan penerimaan, pengumuman, hingga proses administrasi yang berkaitan dengan pendaftaran. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendukung proses PMB yang lebih praktis, transparan, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Selain layanan PMB, Poltekkes Kemenkes Banten juga menyediakan akses layanan akademik digital. Mahasiswa dapat memanfaatkan layanan pengajuan surat secara daring melalui sistem akademik. Kehadiran layanan ini membantu mahasiswa dalam mengurus kebutuhan administrasi akademik secara lebih efisien, tanpa harus selalu datang langsung ke unit layanan.
Transformasi digital juga dilakukan dalam bidang literasi dan akses sumber belajar. Melalui layanan perpustakaan digital, mahasiswa dan civitas akademika dapat mengakses informasi koleksi perpustakaan secara daring. Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Banten telah menggunakan sistem manajemen perpustakaan berbasis SLiMS yang mendukung pengelolaan layanan perpustakaan secara lebih cepat dan terstruktur.
Untuk mendukung pengembangan budaya akademik dan publikasi ilmiah, Poltekkes Kemenkes Banten juga menyediakan akses jurnal secara daring. Kehadiran portal jurnal menjadi salah satu sarana penting bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat akademik dalam mengakses serta mempublikasikan karya ilmiah. Layanan ini mendukung penguatan literasi ilmiah dan budaya penelitian di lingkungan kampus.
Website resmi Poltekkes Kemenkes Banten juga berperan sebagai pusat informasi digital institusi. Melalui website, masyarakat dapat mengakses berita kegiatan, pengumuman akademik, informasi SPMB, informasi jurusan, layanan perpustakaan, serta berbagai informasi resmi lainnya. Pada halaman website resmi juga tersedia informasi pendaftaran mahasiswa baru, tautan chatbot SIPOLBA, serta layanan pengaduan online.
Di bidang akademik, website Poltekkes Kemenkes Banten menyediakan berbagai informasi dan dokumen pendukung seperti SOP kalender akademik, registrasi mahasiswa, perwalian, cuti akademik, evaluasi dosen oleh mahasiswa, pembuatan transkrip nilai, pemantauan kegiatan pembelajaran, hingga praktik kerja lapangan. Ketersediaan informasi ini membantu mahasiswa dan civitas akademika memahami alur layanan akademik secara lebih jelas.
Poltekkes Kemenkes Banten juga memanfaatkan kanal digital untuk mendukung transparansi dan peningkatan mutu layanan. Pada website tersedia berbagai instrumen survei dan kuesioner, seperti survei kepuasan dosen, tenaga kependidikan, pengguna lulusan, mitra, survei kepuasan masyarakat, tracer study alumni, serta monitoring dan evaluasi kerja sama mitra. Layanan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam mendengarkan masukan pengguna layanan dan memperkuat tata kelola mutu.
Transformasi digital juga terlihat dalam penyampaian informasi penerimaan mahasiswa baru. Melalui kanal SIPENMARU, Poltekkes Kemenkes Banten menampilkan informasi terkait seleksi, ujian CBT, pengumuman kelulusan, hingga berita penerimaan mahasiswa baru. Salah satu contoh pemanfaatan teknologi dalam proses seleksi adalah pelaksanaan Computer Based Test (CBT) SPMB Mandiri Tahun 2026 di Kampus Serang.
Selain website, Poltekkes Kemenkes Banten juga memperkuat komunikasi publik melalui media sosial resmi, seperti Instagram dan TikTok. Media sosial menjadi sarana penyebaran informasi yang cepat, visual, dan mudah dijangkau oleh mahasiswa, calon mahasiswa, alumni, serta masyarakat. Melalui kanal ini, berbagai informasi kegiatan kampus, prestasi, pengumuman, edukasi, dan agenda institusi dapat disampaikan secara lebih luas.
Kehadiran berbagai layanan digital tersebut menunjukkan bahwa transformasi teknologi di Poltekkes Kemenkes Banten tidak hanya berfokus pada sistem, tetapi juga pada kemudahan layanan bagi pengguna. Mahasiswa dapat lebih mudah mengakses layanan akademik, calon mahasiswa dapat memperoleh informasi PMB secara daring, masyarakat dapat mengikuti perkembangan kampus melalui website dan media sosial, sementara civitas akademika memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi, dokumen, dan layanan institusi.
Ke depan, Poltekkes Kemenkes Banten berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem digital kampus. Pengembangan website, sistem akademik, layanan surat, perpustakaan digital, jurnal daring, media sosial, chatbot, dan layanan pengaduan online menjadi bagian dari langkah menuju kampus kesehatan yang semakin adaptif, responsif, dan terintegrasi.
Transformasi digital ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya layanan kampus yang lebih cepat, terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa serta masyarakat.


